Kalau kamu tidak mengalami pendarahan atau pendarahan yang terjadi sangat sedikit, mohon lakukan USG. Hal ini akan membantu untuk menemukan penyebabnya dan menentukan langkah selanjutnya. Ada beberapa kemungkinan:
- Kamu mungkin mengalami kehamilan yang berlanjut karena pil aborsi tidak 100% efektif.
- Kamu mungkin mengalami “missed abortion”. Artinya, kehamilan sudah berakhir tetapi belum keluar. Ini adalah bentuk keguguran yang umum dan kamu harusnya bisa mendapatkan perawatan medis dari tenaga kesehatan setempat. Perawatan yang disarankan adalah dengan menggunakan tambahan misoprostol atau dengan aspirasi vakum. Sebagai alternatif, kamu juga dapat menunggu sampai tubuhmu mengeluarkan jaringan kehamilan secara alami atau dengan sendirinya.
- Kamu mungkin mengalami kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim. Pil aborsi tidak akan efektif dalam kasus ini. Kehamilan ektopik yang berkelanjutan sangat berbahaya dan membutuhkan intervensi medis segera. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca: https://www.womenonweb.org/en/mifeprisone-misoprostol-abortion-pills/faqs/precautions/what-is-an-ectopic-pregnancy-and-how-do-you-know-if-you-have-one/
Ketika melakukan USG, kamu tidak perlu memberi tahu tenaga kesehatan bahwa telah menggunakan pil aborsi. Kamu bisa mengatakan bahwa kamu merasa telah mengalami keguguran. Tenaga kesehatan tidak dapat melihat perbedaannya dan perawatannya sama saja. Tidak ada tes yang dapat menunjukkan bahwa kamu telah menggunakan pil aborsi.
