Obat pereda nyeri apa yang bisa kupakai?


Ditulis Oleh: Suzanne Veldhuis

Ditulis Pada: 16/03/2026

Direview Oleh: Dr. Belén Carcedo

Direview Pada: 16/03/2026

Selama proses aborsi, beberapa orang mungkin mengalami nyeri kram yang hebat, sedangkan sebagian orang mungkin tidak mengalaminya. Kalau mau mencegahnya, kamu bisa menyiapkan obat pereda nyeri terlebih dahulu. Sebaiknya, minum obat pereda nyeri 1 jam sebelum menggunakan misoprostol dan gunakan sesuai kebutuhan selama dan setelah aborsi. Harap baca petunjuk pada kemasan obat pereda nyeri untuk tahu dosis maksimum.

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri paling efektif untuk kram. Kamu juga bisa minum obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lain. NSAID lainnya termasuk diclofenac atau naproxen. Berbagai jenis NSAID tidak boleh dikombinasikan.

Parasetamol kurang efektif, tetapi bisa dikombinasikan dengan NSAID atau digunakan ketika obat pereda nyeri lain tidak bisa diminum.

Hindari aspirin dan obat antispasmodik/obat kram, seperti Buscopan. Mengkompres panas di bagian perut (seperti botol atau bantalan air panas), mandi, atau minta seseorang mengelus-elus punggung kamu juga bisa membantu.

Quick Links

Kami adalah tim yang bekerja berdasarkan nilai-nilai feminis.

Sebagai kolektif, kami berupaya untuk mewujudkan masa depan lebih cerah yang semua orang bisa mengakses aborsi secara hormat dan bermartabat.

Semua tentang pil aborsi

Ini yang kamu perlu tahu tentang pil Mifepristone dan Misoprostol. Pil yang akan kamu dapatkan aman, terjangkau, dan tersedia dengan pengiriman melalui pos.

Punya pertanyaan?

Informasi yang tersedia selalu diperbaharui secara berkala sesuai dengan penelitian ilmiah terbaru.

Dukungan kamu memungkinkan kerja-kerja kami

Donasi sejumlah 90 euro akan memberikan akses terhadap layanan kesehatan esensial bagi seseorang. Kamu juga bisa terlibat dalam jaringan kami dan berkolaborasi.