Selama proses aborsi, beberapa orang mungkin mengalami nyeri kram yang hebat, sedangkan sebagian orang mungkin tidak mengalaminya. Kalau mau mencegahnya, kamu bisa menyiapkan obat pereda nyeri terlebih dahulu. Sebaiknya, minum obat pereda nyeri 1 jam sebelum menggunakan misoprostol dan gunakan sesuai kebutuhan selama dan setelah aborsi. Harap baca petunjuk pada kemasan obat pereda nyeri untuk tahu dosis maksimum.
Ibuprofen adalah obat pereda nyeri paling efektif untuk kram. Kamu juga bisa minum obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lain. NSAID lainnya termasuk diclofenac atau naproxen. Berbagai jenis NSAID tidak boleh dikombinasikan.
Parasetamol kurang efektif, tetapi bisa dikombinasikan dengan NSAID atau digunakan ketika obat pereda nyeri lain tidak bisa diminum.
Hindari aspirin dan obat antispasmodik/obat kram, seperti Buscopan. Mengkompres panas di bagian perut (seperti botol atau bantalan air panas), mandi, atau minta seseorang mengelus-elus punggung kamu juga bisa membantu.
