Apa itu kehamilan ektopik dan bagaimana kamu tahu kamu mengalaminya?


Ditulis Oleh: Suzanne Veldhuis

Ditulis Pada: 16/03/2026

Direview Oleh: Dr. Louise Gilbert

Direview Pada: 16/03/2026

Kehamilan normal berkembang di dalam rahim. Kehamilan ektopik berkembang di luar rahim, biasanya paling umum di tuba falopi karena sel telur yang telah dibuahi melewati salah satu tuba ini dalam perjalanan menuju rahim.

Kehamilan ektopik jarang terjadi, tetapi sangat berbahaya. Begitu kehamilan membesar dan tidak muat di tuba falopi, tuba falopi akan pecah. Itu bisa menyebabkan pendarahan hebat di dalam tubuh, infeksi, bahkan kematian.

Kehamilan ektopik biasanya tidak menunjukkan gejala pada awalnya, tetapi dapat menyebabkan kombinasi beberapa gejala berikut:

  • Nyeri di perut bagian bawah dan/atau panggul
  • Kram di salah satu sisi panggul
  • Nyeri bahu
  • Perdarahan vagina atau bercak-bercak
  • Sakit punggung bagian bawah

Segera pergi ke rumah sakit atau klinik kalau kamu merasa:

  • Nyeri hebat secara tiba-tiba atau berkelanjutan
  • Merasa seperti melayang atau kepusingan

Dari setiap 100 orang yang mau melakukan aborsi, kurang dari 1 orang mengalami kehamilan ektopik.

Angkanya kemungkinan lebih tinggi terhadap mereka yang:

  • Mengalami kehamilan dengan spiral terpasang.
  • Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya.
  • Memiliki luka akibat infeksi atau operasi panggul.
  • Memiliki luka akibat usus buntu yang pecah.
  • Pernah mengalami infeksi menular seksual (IMS).

Pil aborsi tidak bisa mengobati kehamilan ektopik, tetapi juga tidak akan memperburuknya. Kalau tidak ada pendarahan lebih dari 24 jam setelah menggunakan misoprostol, ini bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Kamu bisa mendapatkan perawatan kehamilan ektopik di mana pun kamu berada, bahkan di negara yang melarang aborsi sekalipun. Perawatan ini melibatkan obat yang disebut metotreksat atau operasi. USG dapat memastikan letak kehamilan kamu di dalam atau di luar rahim.

Sumber

  1. https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/ectopic-pregnancy
  2. World Health Organization. 2023. Clinical Practice Handbook for Quality Abortion Care. https://www.who.int/publications/i/item/9789240075207
  3. Duncan, Clara I., John J. Reynolds-Wright, and Sharon T. Cameron. 2022. ‘Utility of a Routine Ultrasound for Detection of Ectopic Pregnancies among Women Requesting Abortion: A Retrospective Review’. BMJ Sexual and Reproductive Health 48 (1): 22–27. https://doi.org/10.1136/bmjsrh-2020-200888

Quick Links

Kami adalah tim yang bekerja berdasarkan nilai-nilai feminis.

Sebagai kolektif, kami berupaya untuk mewujudkan masa depan lebih cerah yang semua orang bisa mengakses aborsi secara hormat dan bermartabat.

Semua tentang pil aborsi

Ini yang kamu perlu tahu tentang pil Mifepristone dan Misoprostol. Pil yang akan kamu dapatkan aman, terjangkau, dan tersedia dengan pengiriman melalui pos.

Punya pertanyaan?

Informasi yang tersedia selalu diperbaharui secara berkala sesuai dengan penelitian ilmiah terbaru.

Dukungan kamu memungkinkan kerja-kerja kami

Donasi sejumlah 90 euro akan memberikan akses terhadap layanan kesehatan esensial bagi seseorang. Kamu juga bisa terlibat dalam jaringan kami dan berkolaborasi.