Apa saja kemungkinan komplikasi dari aborsi dengan pil?


Ditulis Oleh: Suzanne Veldhuis

Ditulis Pada: 17/03/2026

Direview Oleh: Dr. Belén Carcedo

Direview Pada: 17/03/2026

Komplikasi setelah penggunaan pil aborsi jarang terjadi, tetapi risikonya sedikit meningkat seiring bertambahnya lama kehamilan. Komplikasi dapat ditangani ketika terdeteksi tepat waktu.

Komplikasi yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Perdarahan hebat (haemorrhage) yang ditandai dengan penuhnya 2 pembalut biasa atau lebih per jam, selama 2 jam berturut-turut atau lebih. Kalau ini terjadi, taruh 4 pil misoprostol tambahan (masing-masing 200 mcg) di bawah lidah dan segera cari layanan kesehatan. Penanganannya bisa berupa tambahan misoprostol, obat lain, aspirasi vakum, cairan intravena, atau, dalam kasus yang sangat jarang (0,03-0,6%), transfusi darah.
  • Aborsi yang belum tuntas (incomplete abortion) terjadi ketika sisa menyebabkan perdarahan terus yang tidak berkurang dalam beberapa minggu setelah aborsi. Kalau aborsi belum tuntas, ada beberapa pilihan, yaitu menunggu tubuh mengeluarkan sisa-sisa jaringan dengan sendirinya l atau menggunakan misoprostol atau melakukan aspirasi vakum. Aborsi belum tuntas yang perlu tindakan lebih lanjut terjadi pada sekitar 5% dalam kasus aborsi dengan pil.
  • Infeksi dapat berkembang beberapa hari setelah aborsi karena adanya bakteri seperti klamidia dan gonore. Tanda-tandanya antara lain demam 38°C yang berlangsung lebih dari 24 jam setelah menggunakan pil, keputihan berbau anyir atau busuk, dan nyeri hebat terus-terusan atau nyeri yang semakin terasa parah di perut bagian bawah setelah aborsi. Pengobatannya adalah antibiotik. Beberapa orang mungkin perlu menjalani aspirasi vakum. Infeksi serius sangat jarang terjadi (0,01-0,5%).

Sumber

  1. World Health Organization. 2023. Clinical Practice Handbook for Quality Abortion Care. https://www.who.int/publications/i/item/9789240075207
  2. Kapp, Nathalie, and Patricia A. Lohr. 2020. ‘Modern Methods to Induce Abortion: Safety, Efficacy and Choice’. Best Practice and Research: Clinical Obstetrics and Gynaecology 63:37–44. https://doi.org/10.1016/j.bpobgyn.2019.11.008
  3. Ferguson, Ian, and Heather Scott. 2020. ‘Systematic Review of the Effectiveness, Safety, and Acceptability of Mifepristone and Misoprostol for Medical Abortion in Low- and Middle-Income Countries’. Journal of Obstetrics and Gynaecology Canada 42 (12): 1532-1542.e2. https://doi.org/10.1016/J.JOGC.2020.04.006

Quick Links

Kami adalah tim yang bekerja berdasarkan nilai-nilai feminis.

Sebagai kolektif, kami berupaya untuk mewujudkan masa depan lebih cerah yang semua orang bisa mengakses aborsi secara hormat dan bermartabat.

Semua tentang pil aborsi

Ini yang kamu perlu tahu tentang pil Mifepristone dan Misoprostol. Pil yang akan kamu dapatkan aman, terjangkau, dan tersedia dengan pengiriman melalui pos.

Punya pertanyaan?

Informasi yang tersedia selalu diperbaharui secara berkala sesuai dengan penelitian ilmiah terbaru.

Dukungan kamu memungkinkan kerja-kerja kami

Donasi sejumlah 90 euro akan memberikan akses terhadap layanan kesehatan esensial bagi seseorang. Kamu juga bisa terlibat dalam jaringan kami dan berkolaborasi.