Hukum Aborsi di Seluruh Dunia

 

Rata-rata 25% dari populasi dunia tinggal di negara dengan hukum yang membatasi akses terhadap aborsi, kebanyakan di Amerika Latin, Afrika, dan Asia.

abortion laws CRR

Legalisasi aborsi dapat mencegah penderitaan dan kematian perempuan, Pembatasan hukum melanggar hak asasi dasar perempuan yang sudah disetujui pada pada UN International Conference on Population and Development di Kairo, Fourth World Conference on Women di Beijing, Universal Declaration of Human Rights (pasal 1 & 3 &12 &19 & 27.1).

Sejak awal abad ke-19, tidak ada hukum aborsi. Pada 1869, Paus Pius IX menyatakan bahwa jiwa ditiupkan pada saat konsepsi. Akibatnya, hukum diubah dengan melarang penghentian kehamilan. Hukum ini dibentuk sebagai dasar pembatasan hukum aborsi yang masih ada di negara-negara berkembang atau Selatan. Antara 1950 dan 1985, hampir semua negara berkembang meliberalisasikan hukum aborsi dengan alasan hak asasi manusia dan keamanan. Pembatasan hukum aborsi di beberapa negara sering kali merupakan peninggalan hukum kolonial.

Negara-negara MERAH di dalam peta: Aborsi illegal di segala situasi atau hanya diperbolehkan untuk menyelamatkan nyawa perempuan
Amerika Selatan:

Brazil, Kolombia, Chile, Republik Dominika, El Salvador, Guetamala, Haiti, Honduras, Meksiko, Nicaragua, Panama, Paraguay, Venezuela.

Afrika Subsahara:

Angola, Benin, Central African Rep.Chad, Congo, Côte d'Ivoire, Dem. Rep. of Congo, Gabon, Guinea- Bissau, Kenya, Lesotho, Madagascar, Mali, Mauretania, Mauritius, Niger, Nigeria, Senegal, Somalia, Tanzania, Togo, Uganda.

Timur Tengah dan Afrika Utara:

Afganistan, Mesir, Iran, Lebanon, Libya, Oman, Sudan (r), Syria, United Arab Emirates, Yemen.

Asia dan Pasifik:

Bangladesh, Indonesia, Laos, Myanmar, Papua New Guinea, Filipina, Sri Lanka.

Eropa:

Irlandia, Malta.

Negara-negara MERAH JAMBU di dalam peta: Aborsi diperbolehkan secara legal hanya untuk menyelamatkan nyawa perempuan atau melindungi kesehatan fisiknya.
Amerika dan Karibia:

Argentina, Bolivia, Costa Rica, Ecuador, Peru, 

Afrika Subsahara:

Burkina Faso, Burundi, Cameroon, Eritrea, Etiopia, Guinea, Malawi, Mozambique, Zimbabwe

Timur Tengah dan Afrika Utara:

Kuwait, Morocco, Arab Saudi

Asia dan Pasifik:

Pakistan, Korea Selatan, Thailand

Eropa:

Polandia

 

Untuk informasi lebih lengkap, silakan lihat peta interaktif dari Pusat Hak Resproduksi

http://worldabortionlaws.com/