Aborsi dengan Pil

 

Aborsi medis (aborsi dengan pil) merupakan metode aborsi yang sudah diteliti secara matang dan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi penelitian lainnya. Ratusan kajian ilmiah sudah diterbitkan; semuanya menunjukkan bahwa aborsi medis sangat aman dan efektif dilakukan. Penting sekali bagi semua perempuan di dunia mendapatkan informasi tentang aborsi medis dan mendapatkan keuntungan dari perkembangan sains yang memberikan pilihan dan informasi tentang obat-obatan yang tersedia bagi perempuan.

pills ivette 2.JPG

Mifepristone dan Misoprostol, obat-obatan yang digunakan untuk aborsi medis, termasuk dalam Daftar Obat-obatan Penting dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menunjukkan bahwa obat-obatan yang menyelamatkan nyawa harus tersedia di setiap negara. Aborsi medis sudah dilakukan oleh jutaan perempuan di dunia. Penggunaan obat-obatan itu di rumah hingga usia 10 minggu merupakan praktik standar di banyak negara (Skandinavia, Amerika Serikat, dan lain-lain).

Obat-obatan yang digunakan untuk melakukan aborsi medis memicu keguguran dan gejalanya sama persis dengan keguguran spontan—yang biasa terjadi pada 15—20% semua kehamilan. Pengawasan medis tidak begitu penting selama proses penghentian medis dalam usia kehamilan awal, selama perempuan diberitahukan apa saja yang diharapkan terjadi. Risiko komplikasi sangat rendah dan kebanyakan perempuan melaporkan bahwa mereka sangat puas menjalani prosedurnya di rumah. Aborsi medis menjadikan pilihan dalam melakukan aborsi yang aman berada di tangan perempuan, memberikan mereka hak untuk menentukan sendiri kehamilannya dilanjutkan atau tidak.

 

  • Penelitian

    Semua informasi yang ada dalam laman Women on Web berdasarkan penelitian ilmiah dan rekomendasi resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Read more »

  • Pertanyaan dan Jawaban

    Siapapun anda, baik perempuan yang membutuhkan layanan aborsi, jurnalis, atau sekedar ingin tahu mengenai layanan ini, kami berusaha menjawab pertanyaan anda sebaik mungkin. Read more »