Pertanyaan dan Jawaban

 

Siapapun Anda, baik perempuan yang membutuhkan layanan aborsi, jurnalis, atau sekadar ingin tahu mengenai layanan ini, di sini kami berusaha sebaik mungkin untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin Anda ajukan.

Screen shot 2013-08-12 at 11.17.43.png

Setiap pertanyaan memiliki jawaban yang sederhana, juga ada jawaban yang lebih menyeluruh dengan referensi artikel-artikel ilmiah. Informasi yang tersedia selalu diperbarui secara berkala sesuai dengan penelitian ilmiah terbaru.

  • Mengapa layanan ini dibutuhkan?

    Layanan aborsi aman dibutuhkan untuk melindungi kesehatan dan nyawa perempuan saat ia memerlukan kehamilan yang tidak diinginkannya berakhir. Layanan ini juga bergantung kepada perempuan untuk membuat keputusan sendiri akan tubuh mereka secara sadar dengan memperoleh informasi yang tepat. Read more »

  • Apa itu aborsi medis?

    Aborsi medis menggunakan obat atau kombinasi tablet yang menyebabkan kehamilan berhenti tanpa operasi hingga usia kehamilan 10 minggu.
    Aborsi medis yang paling aman dan efektif menggunakan dua jenis pil yang berbeda, yaitu Mifepristone dan Misoprostol. Pil-pil itu akan memicu kehamilan keluar… Read more »

  • Apakah sulit melakukan aborsi medis sendiri?

    Tidak. Anda dapat menggunakan Mifepristone dan Misoprostol secara mandiri. Penggunaan Mifepristone dan Misoprostol tidak sulit, sama dengan penggunaan obat-obatan lainnya. Anda akan mendapatkan instruksi yang jelas mengenai cara pemakaian obat, apa yang akan terjadi, dan kapan perlu pergi ke dokter. Read more »

  • Apakah aborsi medis berbahaya?

    Aborsi medis yang dilakukan pada rentang waktu 10 minggu pertama kehamilan memiliki sedikit sekali risiko komplikasi. Risikonya sama besar dengan saat perempuan mengalami keguguran natural. Masalah seperti ini dapat ditangani oleh dokter dengan mudah. Dari 100 perempuan yang melakukan aborsi… Read more »

  • Apakah aman melakukan konsultasi aborsi medis lewat internet?

    Konsultasi melalui internet hampir mirip dengan konsultasi tatap muka. Dalam konsultasi online , dokter mengajukan beberapa pertanyaan guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk memastikan Anda dapat melakukan aborsi medis secara aman. Dokter selalu mengandalkan informasi yang Anda berikan… Read more »

  • Apa perbedaan protokol ini dengan penggunaan Misoprostol saja?

    Di beberapa negara, perempuan dapat memperoleh Misoprostol di apotek-apotek setempat dan menggunakannya tanpa didampingi Mifepristone. Jadi, mengapa Anda harus mempertimbangkan layanan aborsi ini? Bila perempuan menggunakan Mifepristone dan Misoprostol untuk aborsi medis, kemungkinan besar… Read more »

  • Apakah sah secara hukum?

    Di banyak negara, bukan pelanggaran peraturan bea cukai jika Anda menerima obat-obatan di alamat rumah. Read more »

  • Bagaimana cara mengetahui Anda hamil dan sudah berapa lama?

    Kebanyakan perempuan memastikan kehamilannya jika mereka aktif secara seksual dan tidak kunjung menstruasi. Mual, payudara sakit, kelelahan merupakan gejala umum kehamilan awal. USG atau tes kehamilan adalah cara satu-satunya untuk segera memastikan apakah seorang perempuan sedang hamil. Anda… Read more »

  • Hingga usia kehamilan berapa minggu Anda dapat melakukan aborsi medis?

    Anda dapat melakukan aborsi medis hingga usia kehamilan 12 minggu. Read more »

  • Apa yang terjadi jika aborsi medis dilakukan setelah 10 minggu pertama kehamilan?

    Aborsi medis pertama kali ditawarkan sebagai metode yang efektif hingga trimester pertama (12 minggu) dan berhasil dilakukan selama trimester kedua. 13 Read more »

  • Apa yang terjadi jika Anda tidak hamil dan menggunakan obat-obatan untuk aborsi medis?

    Kesehatan Anda tidak akan terancam jika Anda tidak hamil dan menggunakan obat-obatan tersebut. Meski begitu, Anda mungkin akan mengalami efek samping umum, termasuk mual, muntah, diare, atau sedikit demam sampai dengan 24 jam. Read more »

  • Berapakah kadar hCG selama kehamilan?

    Kadar hCG dalam beberapa minggu sejak hari pertama menstruasi terakhir (HPMT): 3 minggu HPMT: 5 - 50 mIU/ml 4 minggu HPMT: 5 - 426 mIU/ml 5 minggu HPMT: 18 - 7,340 mIU/ml 6 minggu HPMT: 1,080 - 56,500 mIU/ml 7 - 8 minggu HPMT: 7, 650 - 229,000 mIU/ml 9 - 12 minggu HPMT: 25,700 - 288,000 mIU… Read more »

  • Bagaimana jika Anda memiliki tipe darah RH Negatif?

    Biasanya, dokter menganjurkan perempuan yang melakukan aborsi (secara bedah) atau keguguran atau dalam persalinan untuk menyuntikkan anti D globuline. Alasannya adalah jika janin memiliki tipe darah positif dan terjadi pertukaran dalam darah, perempuan dapat membuat antibodi dalam darahnya yang… Read more »

  • Kapan Anda tidak boleh menggunakan Mifepristone - Misoprostol?

    Anda tidak boleh menggunakan obat-obatan tersebut jika: Orang lain memaksa Anda untuk menghentikan kehamilan. Anda tidak yakin ingin mengakhiri kehamilan. Hari pertama menstruasi terakhir Anda sudah lebih dari 10 minggu lalu. Anda memilki alergi terhadap Mifepristone, Misoprostol Read more »

  • Apa saja kontraindikasinya dan bagaimana cara tahu Anda mengalaminya?

    Kontraindikasi merupakan kondisi atau situasi yang menghindari Anda untuk menggunakan Mifepristone-Misoprostol secara aman. Umumnya, Anda ketahui kondisi ini sebelumnya. Proses penyaringan informasi tentang kontraindikasi di internet serupa dengan kunjungan tatap muka antara dokter dan pasien. Read more »

  • Apa itu kehamilan ektopik dan bagaimana cara mengetahuinya?

    Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang berkembang di luar rahim, biasanya di dalam tuba falopi. Situasi ini membahayakan nyawa karena dapat menyebabkan pecahnya tuba falopi jika kehamilan berkembang. Perawatannya harus dilakukan dengan cara operasi atau melalui obat-obatan. Namun, aborsi medis… Read more »

  • Apa itu IUD?

    IUD adalah sebuah alat kontrasepsi berupa kumparan kecil sepanjang 3 cm yang dimasukkan oleh dokter ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Seorang perempuan yang memasang IUD tetapi hamil harus melakukan USG karena kemungkinan terjadinya kehamilan ektopik lebih tinggi. Apabila USG menunjukkan… Read more »

  • Mengapa Anda sebaiknya tidak sendirian selama proses aborsi medis dan bagaimana jika tetap dilakukan sendirian?

    Anda sangat disarankan untuk menggunakan obat-obatan dengan didampingi orang yang Anda percaya. Namun, jika Anda memilih melakukan aborsi seorang diri, hal ini belum tentu berbahaya. Pastikan Anda berada dekat dengan alat komunikasi sehingga dapat menghubungi petugas medis. Anda harus pertimbangkan… Read more »

  • Mengapa Anda harus berada dalam jarak 60 menit dari layanan kesehatan saat melakukan aborsi?

    Sangat penting berada dalam jarak satu jam dari bantuan medis jika Anda kehilangan banyak darah. Hal ini juga berlaku untuk perempuan yang keguguran atau melahirkan. Untuk melakukan aborsi, Anda tidak perlu tinggal di wilayah kota. Hampir semua wilayah yang mempunyai akses internet juga memiliki… Read more »

  • Pereda nyeri apa yang bisa Anda pakai?

    Ibuprofen adalah pereda nyeri yang paling efektif untuk kram. Anda juga bisa menggunakan obat-obatan non-stereoid anti-inflamasi lainnya, seperti Diclofenac. Jika Anda tidak mendapatkan Ibuprofen, obat-obatan seperti Paracetamol, Tylenol (acetaminophen), atau Aspirin (salicylic acid) juga bisa… Read more »

  • Bagaimana cara menggunakan obat-obatan aborsi?

    Untuk mengakhiri kehamilan, obat-obatan tersebut harus digunakan sebagai berikut. Pertama, Anda harus menelan satu tablet Mifepristone. Obat-obatan ini menghambat efek hormon progesterone yang penting untuk menjaga kehamilan. 24 jam kemudian, letakkan 4 tablet Misoprostol di bawah… Read more »

  • Adakah cara lain untuk menggunakan Misoprostol?

    24 jam setelah menelan Mifepristone, Misoprostol dapat digunakan dengan cara salah satu dari tiga cara ini: di bawah lidah, melalui vagina, atau di antara gusi dan pipi. Semua metode sama efektifnya untuk menyebabkan aborsi. Meski demikian, SEMUA tablet misoprostol harus digunakan dengan cara yang… Read more »

  • Apa yang terjadi jika tidak menggunakan Misoprostol tepat waktu?

    Dokter menyarankan supaya Misoprostol digunakan 24 jam setelah menelan tablet Mifepristone. Namun, Misoprostol juga dapat digunakan lebih awal atau lambat, dari 12 hingga 72 jam setelah menelan Mifepristone. Read more »

  • Bagaimana jika Anda memutuskan tidak menggunakan Misoprostol setelah menggunakan Mifepristone?

    Apabila, untuk beberapa alasan, Anda menggunakan Mifepristone dan memutuskan untuk tidak menggunakan Misoprostol yang merupakan bagian dari regimen aborsi medis, beberapa hal mungkin terjadi. Anda mungkin mengalami aborsi lengkap tanpa pernah menggunakan Misoprostol. Anda mungkin… Read more »

  • Bisakah menggunakan Mifepristone dan Misoprostol jika Anda masih menyusui?

    Sebaiknya, Anda tidak menyusui selama 5 jam pertama setelah menggunakan Mifepristone dan setelah menggunakan Misoprostol. Ada baiknya, Anda membuang produksi ASI selama 5 jam pertama tersebut. Read more »

  • Apakah aman melakukan aborsi medis lagi jika pernah melakukannya pada masa lalu?

    Perempuan berada dalam masa subur selama kurang lebih 40 tahun. Beberapa perempuan membutuhkan lebih dari sekali aborsi karena alasan kegagalan kontrasepsi atau karena perempuan tidak dapat memilih kapan berhubungan seksual atau karena kontrasepsi atau informasi mengenai kontrasepsi tidak tersedia. Read more »

  • Bisakah Anda makan atau minum selama menggunakan obat-obatan?

    Anda tidak diperkenankan minum alkohol jenis apapun ataupun menggunakan obat-obatan terlarang (narkotika) karena dapat mempengaruhi kemampuan Anda dalam menilai sesuatu. Anda dapat makan dan minum seperti biasanya. Namun, karena beberapa perempuan mengalami mual setelah menggunakan Misoprostol Read more »

  • Kapan Anda mulai pendarahan dan berlangsung berapa lama?

    Mifepristone saja biasanya tidak menimbulkan efek samping sebelum dipakai bersama Misoprostol, meskipun beberapa perempuan mengalami mual atau pendarahan ringan. Setelah menggunakan Misoprostol, Anda akan mengalami pendarahan dan kram. Pendarahan biasanya dimulai dalam waktu 4 jam setelah pil… Read more »

  • Bagaimana jika perdarahan tidak terjadi sesudah menggunakan obat-obatan?

    Bila Anda tidak mulai pendarahan dalam waktu 4 jam setelah menggunakan Misoprostol, Anda harus menggunakan 2 tablet lagi. Jika masih belum mengalami pendarahan setelahnya dan Anda yakin positif hamil, maka kemungkinan Anda mengalami kehamilan ektopik atau kehamilan berlanjut. Segera lakukan USG. Read more »

  • Dapatkah Anda melihat produk kehamilan (plasenta, embrio, darah) dan apa yang harus Anda lakukan?

    Sering kali perempuan dapat melihat darah dan jaringan dalam pembalut atau di toilet. Embrio (sangat kecil) biasanya keluar bersama dengan darah dan jaringan yang terkadang tidak terlihat oleh perempuan. Meski begitu, Anda mungkin melihat embrio (sangat kecil). Tergantung dari lama kehamilan Read more »

  • Apa efek samping obat-obatan aborsi medis?

    Aborsi medis biasanya menyebabkan efek samping, seperti nyeri dan kram, juga pendarahan disertai gumpalan dan jaringan. Mual, muntah, diare, sakit kepala, pusing, dan rasa panas atau demam juga dapat terjadi. Demam yang terjadi setelah pemberian Misoprostol, berlangsung kurang dari 24 jam… Read more »

  • Kapan Anda bisa bilang aborsi telah berhasil?

    Aborsi medis yang sukses adalah ketika kehamilan tidak lagi berkembang dan tidak diperlukan perawatan medis pasca-aborsi. Penelitian menunjukkan bahwa 99,5% perempuan yang melakukan aborsi medis pada 9 minggu pertama kehamilan menggunakan Mifepristone dan Misoprostol kehamilannya tidak berlanjut. Read more »

  • Bagaimana cara mengetahui komplikasi dan apa yang harus dilakukan?

    Jika dilakukan pada 10 minggu pertama kehamilan, aborsi medis memiliki sedikit sekali risiko komplikasi. Risiko ini sama dengan risiko perempuan mengalami keguguran. Dokter dapat dengan mudah menangani masalah ini. Dari setiap 100 perempuan yang melakukan aborsi medis, 2 atau 3 perempuan akan pergi… Read more »

  • Bagaimana mengetahui Anda mengalami infeksi pascaaborsi?

    Infeksi yang berhubungan dengan aborsi medis sangatlah jarang. Apabila Anda merasa lemas, mual, muntah, diare, demam yang berlangsung lebih dari 24 jam atau lebih dari 38 derajat celcius, nyeri di bagian perut, jika perut terasa sakit atau lunak, jika pendarahan berat atau lama, jika keputihan… Read more »

  • Bagaimana mengetahui aborsi Anda belum tuntas?

    Aborsi tidak tuntas adalah aborsi yang hanya separuh sukses. Kehamilan berakhir – tidak ada janin yang berkembang, tetapi tubuh Anda hanya mengeluarkan sebagian jaringan dan produk kehamilan. Jika Anda mengalami pendarahan yang berkelanjutan, pendarahan terlalu berat (lebih banyak dari saat… Read more »

  • Apa itu kuret/vakum aspirasi dan Apa itu kuret/vakum aspirasi dan apakah diperlukan pascaaborsi medis? diperlukan paska aborsi medis?

    Kuret atau dilatasi dan kuret (D&C) merupakan intervensi operasi untuk mengeluarkan isi rahim. Kadang, perawatan ini diperlukan jika ada komplikasi pascaaborsi medis atau keguguran. Namun, di beberapa negara, dokter terbiasa melakukan kuret meskipun tidak diperlukan secara medis. Anda… Read more »

  • Bagaimana mengetahui kehamilan yang berlanjut?

    Kehamilan yang berlanjut adalah kehamilan yang berkembang, bahkan setelah penggunaan Mifepristone dan Misoprostol. Dalam kasus ini, aborsi benar-benar gagal dan perempuan tetap hamil. Meskipun Anda mengalami pendarahan, kehamilan dapat berlanjut. Pendarahan bukan berarti aborsi Anda telah sukses. Read more »

  • Kemungkinan apa yang membuat janin mengalami kecacatan jika kehamilan Anda berlanjut?

    Apabila Anda mengalami kehamilan yang berlanjut setelah menggunakan Misoprostol, risiko memiliki bayi dengan cacat lahir makin meningkat. Namun, risiko ini tergolong kecil, kurang dari 1 di antara 1000. Risiko ini lebih kecil dibandingkan risiko melahirkan bayi dengan Down Syndrome. Risiko yang… Read more »

  • Apakah USG diperlukan pascaaborsi medis?

    Jika Anda tidak memiliki tanda-tanda komplikasi, USG tidak diperlukan pascaaborsi medis. Dengan USG, Anda dapat memastikan apakah kehamilan telah berakhir, bahkan dalam beberapa hari setelah aborsi. Anda juga dapat menggunakan tes urin di rumah 3-4 minggu setelah menggunakan obat-obatan. Jika Anda… Read more »

  • Apakah Anda membutuhkan konseling psikologis pascaaborsi?

    Kebanyakan perempuan tidak memerlukan bantuan psikologis pascaaborsi. Perasaan menyesal setelah aborsi sangat jarang terjadi. Kenyataannya, respons yang paling umum setelah aborsi adalah perasaan lega. Perasaan bersalah, sedih, atau kehilangan sementara biasa dialami, tetapi kebanyakan perempuan… Read more »

  • Apakah aborsi medis meningkatkan risiko kanker payudara?

    Tidak, melakukan aborsi tidak meningkatkan risiko perempuan terkena kanker payudara. Read more »

  • Bisakah Anda hamil dan memiliki anak setelah aborsi medis?

    Aborsi medis tidak berdampak pada kemampuan Anda untuk hamil atau melahirkan pada masa yang akan datang. Kenyataannya, jika Anda tidak ingin hamil saat ini, sangat penting untuk segera menggunakan kontrasepsi setelah Anda berhubungan seks kembali. Risikonya sama dengan keguguran natural. Tentu saja Read more »

  • Kapan Anda bisa mulai berhubungan seks setelah melakukan aborsi medis?

    Sebaiknya, hubungan seks ditunda 4—7 hari setelah menggunakan Misoprostol. Tepat setelah aborsi, serviks mungkin masih sedikit terbuka dan risiko infeksi lebih besar jika Anda berhubungan seks pada saat itu. Pendarahan ringan yang tidak teratur wajar dialami hingga dua minggu pascaaborsi medis… Read more »

  • Kapan Anda bisa hamil lagi setelah aborsi medis?

    Meskipun menstruasi Anda mungkin akan kembali beberapa minggu setelah aborsi, Anda bisa berovulasi dalam minggu pertama atau kedua pascaaborsi. Itu berarti Anda bisa langsung hamil lagi. Bila Anda ingin mencegah terjadinya kehamilan kembali, penting untuk menggunakan kontrasepsi sesegera mungkin. Read more »

  • Bagaimana mencegah kehamilan yang tidak diinginkan pada masa depan?

    Sekitar 85% perempuan yang aktif berhubungan seksual yang tidak menggunakan kontrasepsi menjadi hamil dalam setahun. Seorang perempuan bisa menjadi hamil saat menyusui, sekitar 10 hari setelah persalinan, dan bahkan ketika menstruasi. Menarik penis keluar sebelum ejakulasi dan abstinen berkala… Read more »

  • Daftar Rujukan

    Dibawah ini merupakan sumber-sumber informasi yang terdapat dalam bagian Pertanyaan dan Jawaban. Dengan mendalami sumber-sumber ini, anda dapat menemukan kajian-kajian ilmiah dan artikel yang menjelaskan lebih lanjut mengenai informasi dan layanan yang kami sediakan. Read more »

  • Read more »